Perbandingan, Kelebihan dan Kekurangan 5 Exchange Crypto Terbaik di Indonesia

- News
  • Bagikan
Perbandingan Kelebihan dan Kekurangan 5 Exchange Crypto Terbaik di Indonesia

Belakangan ini dunia cryptocurrency tuh lagi heboh banget khususnya buat mereka yang biasa trading crypto ataupun yang punya aset krypto, kayak bitcoin dan ethereum dalam jangka panjang. Nah, kamu sudah cek belum berapa sih harga bitcoin sekarang? pas artikel ini dibuat, harga 1 bitcoin tuh sudah melewati rekor tertinggi sebelumnya dalam rupiah kalau di tahun 2017, rekor tertingginya itu adalah 260 juta rupiah hari ini nih, di tanggal 6 Mei 2021, bitcoin itu sudah menyentuh harga 838 juta rupiah.

Oh ya, sebelumnya mimin juga sudah pernah membahas tentang sejarah bitcoin dari awal diciptakan sampai harganya ratusan juta untuk kalian yang masih belum tahu, kalian bisa membacanya di artikel berikut. Di bulan Juli yang lalu harga bitcoin saat itu tuh masih sekitar 130 jutaan dan sekarang harganya sudah naik sampai 838 juta rupiah. Artinya nih, cuma dalam waktu 4 tahun saja harganya tuh naik lebih dari 6,5x lipat!! Luar biasa banget ya. Nah, biasanya kalo harga bitcoin sudah naik kayak gini banyak orang-orang yang nanya.

“Harganya masih bakalan naik lagi gak nih?”

“Terus, kalo mau jual-beli bitcoin yang aman dimana ya?”

“Kalau mau trading crypto, emangnya paling bagus di platform apa sih?”

Nah, pada artikel kali ini mimin mau membahas tentang 3 poin tersebut secara mendalam. Seperti biasa, semua pembahasannya bakal mimin kupas berdasarkan data dan referensi yang objektif. Oke deh kita mulai pembahasannya dari poin yang pertama. Kira kira, harga Bitcoin masih bisa naik lagi gak nih?

Oke buat jawab pertanyaan ini, tentunya mimin gak bisa jawab secara pasti soalnya pada dasarnya kan kita gak bisa tau gitu, apa yang bakal terjadi masa depan. Tapi seenggaknya kita bisa coba memprediksi masa depan berdasarkan data dan pola-pola yang sudah terjadi di masa lalu. Kalau kita bicara dari sisi teknikal dan price action doang nih, kita tuh bisa coba ngeliat pola secara historis dimana ketika bitcoin tuh menyentuh harga tertinggi sebelumnya biasanya setelah itu pergerakan harganya bakalan naik secara agresif.

Salah satu contohnya itu terjadi di bulan Februari 2017 dimana harga bitcoin untuk pertama kalinya menyentuh rekor tertinggi sebelumnya di Desember 2013. Setelah harga terbaru tuh berhasil tembus rekor tertinggi sebelumnya harganya bitcoin tuh nanjak sangat agresif sampe berbulan-bulan. Kemudian hal yang serupa juga terjadi di bulan November tahun 2013 pas harga bitcoin tuh tembus rekor tertinggi sebelumnya yaitu di bulan April 2013 harganya tuh cenderung naik secara agresif, terus di bulan Januari 2013 juga terjadi pola yang sama pas harga bitcoin tuh kembali menembus rekor tertinggi sebelumnya di Agustus tahun 2012, lagi-lagi harga bitcoin tuh naik dengan signifikan.

Dengan melihat data ini apakah harga bitcoin bakalan naik secara signifikan? kalau ngeliat dari sisi historis emang ada potensi ke arah sana. Tapi kamu perlu hati-hati juga gitu, karena bisa jadi harganya bakalan koreksi dulu seperti yang pernah terjadi di bulan Januari sampai Februari 2017. Terlepas dari potensi kenaikan atau penurunan harga Bitcoin di masa depan mungkin ada diantara kamu yang penasaran di platform apa sih, kita bisa melakukan transaksi jual-beli atau trading cryptocurrency kayak bitcoin, ethereum, litecoin, dan lain lain?

Baca juga:  Cara Daftar dan Verifikasi di Indodax

Oke, pada dasarnya kita itu bisa melakukan trading dan jual-beli crypto melalui media exchange. Di Indonesia sendiri nih sudah ada beberapa exchange yang menawarkan fitur jual-beli aset crypto dengan pairing mata uang Rupiah. Oh ya bagi kamu yang mungkin belum tahu di Indonesia itu aktivitas jual-beli aset crypto seperti bitcoin, ethereum, dll itu legal dan gak dilarang dimana regulasi perdagangan cryptocurrency itu ada dibawah naungan Bappebti yang mengatur perdagangan berjangka komoditi. 

Sekarang mungkin kamu mulai mikir exchange mana nih yang kira-kira paling oke buat jual beli crypto kayak bitcoin? Sebetulnya sampai saat ini sudah ada 13 exchange yang terdaftar resmi di Bappebti di luar 13 itu sebetulnya ada banyak banget gitu ya, exchange crypto lain tapi kalo mimin pribadi lebih nyaman kalo nyebut exchange yang terdaftar resmi. Seenggaknya exchange ini sudah diawasi dan teregulasi di Indonesia.

Perbandingan

Nah dari 13 exchange tersebut tentunya semuanya tuh punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Ada yang fee transaksinya murah, ada yang fitur tradingnya tuh lengkap, ada yang fokus di user interface yang nyaman dan ada juga yang fokus buat bikin sistem keamanan yang canggih. Semua kelebihan itu pada akhirnya balik lagi gitu ke selera dan pilihan kamu, tapi supaya kamu lebih gampang nilai mana sih yang cocok buat kamu mimin mau coba mengulas serta membandingkan 5 exchange yang terbaik dan cukup populer di Indonesia yakni Indodax, Tokocrypto, Pintu, Luno, dan Rekeningku.

Nah untuk perbandingan 5 exchange itu mimin buat beberapa aspek yang menurut mimin tuh penting gitu, buat user exchange, khususnya para trader yang pemula dari sisi biaya yang dibebankan ke user, mulai dari biaya transaksi, biaya deposit, sampe biaya withdraw. Yang Ke-2 dari sisi kelengkapan aset crypto yang diperdagangkan di masing-masing exchange, yang ke-3 itu dari sisi fitur tradingnya dari spread harga beli dan harga jual dan yang ke-4 dari aspek teknologi keamanan yang diimplementasikan. Oke kita mulai dari poin yang pertama yuk:

1. Biaya Layanan yang Dibebankan Ke Para User

Nah dari semua bentuk biaya di exchange biasanya para user tuh paling concern soal biaya penarikan dan biaya transaksi. Kamu bisa lihat nih di tabel ini perbandingan dari ke-5 exchange di Indonesia. Buat biaya penarikan, ada yang flat dan ada yang yang bentuknya tuh persentase.

Cuplikan layar dari 2021 05 06 05 56 37

Secara ekonomis, tentunya bakal lebih menguntungkan bagi user untuk memilih yang biayanya flat saja seperti Toko Crypto, Pintu, dan Luno.  Kenapa gitu? Coba aja deh kamu bayangin misalnya kamu mau narik uang dalam jumlah banyak katakanlah kamu mau nyairin penjualan 1 bitcoin senilai 300jtan. Nah, kalau biaya penarikannya tuh 0.5% berarti uang kamu tuh bakalan terpotong 1,5juta cuma buat narik uang dari exchangenya doang. Untuk biaya transaksi sebagai market taker kamu bisa lihat datanya di sini.

Baca juga:  Yuk Mengenal Lebih Jauh Tentang Crypto dan Token

Disini, exchange yang narik biaya tertinggi itu adalah Indodax sementara Pintu gak ada biaya transaksi, sisanya itu berkisar di angka yang wajar yaitu 0,1%.

Cuplikan layar dari 2021 05 06 05 56 51

Buat kamu yang belum ngerti biaya market taker itu adalah biaya yang harus kita bayar ketika kita itu bertransaksi dengan ikut antrian harga yang sudah ada misalnya nih kamu mau beli bitcoin seharga 10juta kalau di Indodax biayanya itu adalah 0,3% atau setara 30ribu rupiah. Sementara kalau kamu transaksi di Toko Crypto biayanya itu cuma 0,1% atau 10ribu rupiah. 

2. Kelengkapan Aset Crypto yang Diperdagangkan

Sekarang kita lanjut poin yang kedua, yaitu dari sisi kelengkapan aset crypto yang diperdagangkan kamu bisa lihat di sini perbandingannya.

Di sini kamu bisa lihat, kalau Indodax itu menyediakan coin/token yang paling banyak sampai 121 jenis coin dan token. Sementara Pintu dan Luno itu kelengkapan koinnya paling sedikit. Kamu juga harus tau juga nih kalau ada banyak banget coin maupun token token crypto selain bitcoin dan ethereum, ada ribuan koin maupun token yang bisa kamu perdagangkan.

Tapi kamu perlu hati-hati juga, karena koin-koin yang belum terlalu populer itu seringkali pergerakan harganya sangat agresif .

3. Fitur Trading

Kita lanjut ke poin ketiga, yaitu fitur trading yang bisa dimanfaatin sama para trader. Kalau bicara soal fitur, memang masing-masing exchange ini tuh punya keunikan sendiri-sendiri. Tapi dari semua fitur, mimin coba pilih 3 fitur yang menurut mimin itu penting banget buat para trader.

  1. Adanya chart harga yang bisa dipake buat analisis teknikal.
  2. Fitur cutloss atau pembatasan limit kerugian supaya kita bisa membatasi kerugian kita di harga tertentu fitur ini menurut mimin krusial banget khususnya buat para trader, mengingat aset crypto ini memang punya volatilitas harga yang tinggi dan agresif.
  3. Fitur shortselling supaya kita itu bisa dapetin keuntungan, walaupun harga aset crypto lagi mengalami penurunan atau masuk ke fase bearish. Nah dari ketiga kategori tersebut mimin bisa bilang gitu, kalau TokoCrypto satu-satunya yang memenuhi ketiga fitur penting tersebut . Sementara Pintu memang ga memiliki fitur trading dan hanya terbatas pada fungsi jual-beli doang.

Selanjutnya kita bakalan bahas dari sisi spread harga beli dan jual. Maksudnya gimana tuh? Jadi gini seorang trader yang mengambil keputusan transaksi yang cepat, khususnya dengan time frame yang pendek, bakalan sangat tertolong sama selisih harga jual beli yang gak terlalu jomplang. Tujuannya supaya keuntungan di setiap transaksi bisa direalisasikan dengan optimal, umumnya ketika kita membeli sebuah komoditas, ada spread atau selisih harga antara harga beli dan harga jual semakin besar selisihnya bakalan semakin sempit ruang gerak para trader. Sementara semakin kecil selisihnya, maka bakalan semakin luas gitu ruang gerak para trader dalam membuat keputusan.

Prinsipnya sama saja kayak kita beli emas selalu ada spread harga antara harga jual dan harga beli kan? begitu juga dengan crypto. Nah, untuk bisa ngeliat spread harga, mimin mencoba melakukan monitoring sederhana pada harga bitcoin di 5 exchange ini, hasilnya kayak gini. Kamu bisa lihat kalau TokoCrypto tuh punya spread harga yang kecil banget, hanya 1 rupiah saja. Sementara Pintu itu punya spread harga yang lebar banget antara harga beli dan harga jualnya.

Baca juga:  Apa Bedanya Indodax dengan Bitcoin.co.id?

Mungkin buat kamu yang belum berpengalaman trading, spread harga dan likuiditas ini tuh bakalan jadi hal yang sepele. Tapi bagi trader yang serius selisih spread harga beli ini bisa menjadi game changer dalam setiap keputusan trading.

4. Faktor Keamanan

Nah, ini adalah salah satu faktor penting yang paling sering diremehkan, dalam dunia crypto cyber-security itu adalah hal yang sangat krusial soalnya nih transfer aset crypto itu anonim, jadi trader crypto itu seringkali jadi sasaran empuk para hacker. Makanya, sangatlah penting buat para trader ataupun yang mau bertransaksi aset crypto untuk memperhatikan sisi keamanan dari exchangenya. Sejauh ini memang sudah banyak exchange yang menjalani standard keamanan seperti 2FA dengan google authenticator dan konfirmasi lewat email atau sms.

Tapi kalau kamu mau melihat lebih detail lagi tentang keamanan exchange, kamu tuh bisa melihat referensi dari website yang mendokumentasikan test keamanan dari exchange di seluruh dunia. Misalnya kamu bisa lihat dari coingecko atau cer live. Sayangnya nih, emang belum semua exchange yang kita bahas tuh punya catatan keamanan yang terdokumentasi.

Beberapa yang bisa kita lihat disini tuh misalnya Indodax yang punya skor 8 di coingecko, dan skor 7,19 di cybersecurity ada juga Luno yang punya rating 7 di coingecko dan skor 3,95 di Cybersecurity. Yang sebenarnya cukup menarik itu adalah TokoCrypto karena sejak mereka itu dapat pendanaan dari Binance, exchange crypto terbesar di dunia. TokoCrypto ini dapetin support buat pake teknologi Binance Cloud yang sudah teruji sebagai salah satu exchange dengan rating cybersecurity yang sangat tinggi yaitu 9,35 dan telah melalui berbagai tes keamanan berlapis kayak penetration testing, proof of fund, dan juga bug bounty.

Ok kira-kira itu ulasan mimin tentang kelebihan dan kekurangan dari exchange crypto di Indonesia. Semoga info yang mimin share kali ini tuh bisa jadi referensi buat kamu dalam nentuin exchange yang cocok buat kamu. Terus terang aja, kalau berdasarkan aspek-aspek yang mimin anggap penting TokoCrypto itu memang lumayan terlihat stand out dibanding yang lainnya. Baik dari sisi biaya yang murah fitur tradingnya esensial buat trader spread harga yang sangat rendah bahkan nyaris gak ada dan juga teknologi keamanan yang disupport oleh binance sebagai exchange crypto terbesar di dunia saat ini.

Walaupun begitu, bukan berarti TokoCrypto gak punya kelemahan sama sekali ya. Dari penelusuran mimin, proses registrasinya sedikit lebih panjang dan komprehensif dibandingkan exchange yang lain. Terus jumlah pairing aset crypto nya juga belum selengkap indodax dan rekeningku. Oh ya buat kamu yang suka ngincer komisi member get member dari exchange, beberapa exchange ini tuh juga menawarkan komisi referal.

  • Bagikan