Wah! Investasi Crypto di Indonesia Bakal Kena Pajak Nih

  • Bagikan
Pajak Crypto

Selain rencana pembentukan bursa crypto, pemerintah Indonesia tengah menyiapkan aturan pajak untuk aset crypto. Di tahun 2020, rata-rata volume transaksi aset crypto di Indonesia mencapai Rp 40T/bulan atau setara dengan Rp 480T sepanjang tahun lalu.

Bayangkan berapa miliar pajak pendapatan yang bisa diterima oleh negara? Bahkan, diprediksi tahun 2024, pajak aset crypto dapat menyumbang triliunan rupiah.

“Pungutan pajak ini masih dikoordinasikan dengan Kemenkeu. Bisa dalam bentuk pajak penghasilan (PPh) Final atau PPh pada umumnya atas capital gain (PPh orang pribadi)”, ujar Sidharta Utama (Kepala Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti)).

Aturan Pajak di Indonesia

Berdasarkan pasal 4 Undang-Undang (UU) Pajak Penghasilan (PPh) menyatakan bahwa segala bentuk penghasilan wajib dikenakan pajak. Investasi saham di Bursa Efek Indonesia pun dikenakan pajak PPh final 0,1 %. Sedangkan, tarif PPh yang usulkan untuk Crypto sebesar 0,05%.

Jauh lebih rendah kan? itu karena aset crypto di Indonesia masih baru jadi pemerintah takut membebani investor dalam negeri. Jadi menurut UUD, memang sudah sewajarnya transaksi crypto terkena pajak.

Justru dengan adanya rencana pembangunan bursa crypto dan tarif pajak, pemerintah Indonesia telah mengakui aset crypto sebagai alat investasi. Semoga kedepannya pemerintah Indonesia juga dapat mengakui mata uang crypto sebagai alat pembayaran.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *